Brenjonk

Sejahtera, mandiri dan sehat, tiga kata ini yang ingin diraih komunitas petani organik Brenjonk di Desa Penanggungan, Mojokerto, Jawa Timur, sekitar kurang lebih 45 km dari Surabaya. Komunitas ini memiliki 40 anggota yang tersebar di delapan desa di Kecamatan Trawas dan Pacet.

Sejak 2007, komunitas ini aktif mengajak masyarakat meninggalkan penggunaan pupuk kimia dan beralih menanam secara organik. Diharapkan dengan mengkonsumsi sayuran organik, kesehatan masyarakat akan kembali membaik. Sistem organik menjamin petani tak lagi ketergantungan dengan pupuk hasil industri, mereka justru yang memproduksi pupuk sendiri dari kotoran ternak dan limbah di kebun serta limbah organik rumah tangga. Hal ini dapat membuat petani menyiapkan sendiri ketersediaan sarana produksi pertanian, sehingga keuntungan yang diterima akan jauh lebih banyak.

Dari pertanian organik, Brenjonk telah mendampingi 117 petani dan ibu rumah tangga mengolah rumah sayur organik. Dari rumah ini, tak hanya sehat, petani juga para ibu rumah tangga mendapat tambahan penghasilan hingga lebih dari Rp500 ribu per bulan. Lebih dari 40 jenis produk organik Brenjonk sudah dipasarkan di beberapa supermarket lokal di Surabaya dan Malang. Produk-produk ini telah mendapatkan sertifikasi organik dari PAMOR Indonesia. Produk yang dihasikan Brenjonk termasuk sayur organik, beras tuton organik, media tanam organik, dan paket rumah sayur organik. Selain itu, Brenjonk juga memiliki wisata kampung organik dimana pengunjung bisa memanen dan berlatih menanam secara organik. Pada pelatihan ini, diajarkan juga teknik olah media, budidaya, pengelolaan paska panen, strategi promosi dan pemasaran.

 

 

 

Services: –
Topics:
Commodity:
Consultants: