Yayasan Tafean Pah

Sejak 1990, lebih dari 300 perempuan penenun di Timor Tengah Utara mengembangkan dan memasarkan berbagai kain tenun melalui Yayasan Tafean Pah. Ciri khas tenun dari wilayah ini adalah penggunaan benang dari kapas yang dihasilkan dari kebun sendiri, dan pewarna alam seperti lumpur maupun tanaman penghasil warna seperti tarum (indigo).

Kebiasaan menenun sebenarnya sudah mengakar di antara perempuan di Timor Tengah Utara sejak lama. Yayasan Tafean Pah berdiri untuk mendorong perempuan penenun mengembangkan dan memasarkan produk mereka melalui Biboki Art Shop, sebuah galeri kain tenun di Kefemenanu – berjarak 4.5 jam dari Kupang. Selain itu, kain dan produk tenun juga dipasarkan melalui berbagai pameran dan jejaring nasional maupun internasional. Hasilnya, perempuan penenun bisa mendapatkan penghasilan sampai 2 juta rupiah per bulan, lebih dari cukup untuk membantu biaya hidup serta biaya sekolah.

Keberlanjutan serta mempertahankan kondisi alam dengan baik selalu menjadi prinsip utama Yayasan Tafean Pah. Para penenun diwajibkan untuk menanam kapas dan tanaman pewarna sebelum menggarap ladang. Kearifan lokal untuk menjaga kesuburan wilayah, seperti menggunakan rongga bambu untuk menampung air di musim kering, juga menjadi perhatian Yayasan ini. Untuk menjaga budaya, Yayasan Tafean Pah memberikan pelatihan menenun bagi beberapa anak-anak Sekolah Dasar di wilayah sekitar Kefemenanu.

 

 

 

 

 

Services:
Topics:
Commodity:
Consultants: