Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH Bali)

Bali terkenal dengan keeksotisan alam dan budayanya. Untuk menjaga agar tetap indah, maka pemahaman tentang pendidikan lingkungan harus diajarkan sejak dini. Hal ini yang melatarbelakangi berdirinya Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali, lembaga yang bergerak dalam bidang pendidikan lingkungan hidup. PPLH Bali, mendidik para generasi muda dari sekolah tingkat dasar sampai menengah untuk mengenal, mengerti, dan menjaga alam.

 

Sejak 2009, PPLH Bali mengajak para pemuda, baik dari sekolah dasar sampai menengah, untuk menyelamatkan dan melestarikan kawasan Daerah Aliran Sungai di Kota Denpasar, Bali. Kelompok anak muda dibentuk untuk aktif memantau sungai, sambil mempelajari jenis dan fungsi tanaman serta binatang di sungai. Sembari memantau, mereka menanam berbagai jenis tumbuhan yang produktif di bantaran sungai, serta memunguti sampah yang tercecer atau terbawa arus air sungai. Hasil dari tumbuhan yang tertanam dan sampah yang terkumpul dijual, dan uangnya digunakan untuk biaya operasional kelompok.

 

Kelompok pemantau sungai turut memproduksi kumpulan karya gambar dan puisi anak-anak dengan tema sungai, sebagai bentuk kepedulian mereka. Kelompok ini aktif menyelenggarakan kampanye dan menggalakkan gerakan tanam pohon di bantaran sungai di Kota Denpasar.  Terdapat pencetakan peta hijau sungai Kota Denpasar dan produksi film ’Sungaiku Bersahabat Kembali’. Semua ini kemudian disebarkan ke sekolah dan masyarakat luas di Denpasar.

Bali adalah daerah yang sangat mementingkan budaya didalam keseharian berkegiatan masyarakatnya. Berbagai pendekatan telah dilakukan PPLH Bali untuk menyebarkan kegiatan-kegiatan konservasi ke komunitas-komunitas di Bali. Agar kegiatan tepat sasaran, PPLH Bali terus mempelajari dan memperhatikan pendekatan budaya dalam pengelolaan lingkungan hidup di Bali. Pendekatan ke Banjar dilakukan dalam upaya tersebut. Peranan tetua-tetua Banjar perlu dipahami untuk memastikan agar seluruh masyarakat terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang diinisiasi oleh PPLH

 

 

 

 

Services:
Topics: Youth organizer; waste management; participatory community mapping
Consultants: Catur Yudha