Our Mitra

Komunitas Tanam untuk Kehidupan

Salatiga, Jawa Tengah

www.tanamuntukkehidupan.org

Sejak awal 2010, sudah mulai mengerjakan produk dari limbah ban dalam mobil. Alasan produk dari pengembangan limbah ban dalam ini adalah, karena sesuai dengan program Komunitas TUK yaitu Reduce, Reuse Recycle. Ban dalam bekas dipilih karena bahan tersebut tersedia sangat banyak dan terus bertambah setiap harinya sendangkan produsen yang tertarik untuk mengolah ban dalam bekas ini masih sangat sedikit. Hasil akhir produk kami berupa tas, dompet dan aksesoris seperti gelang, anting, sandal dan kap lampu dari tong bekas. Info lebih lanjut: www.sapustore.net

Perhimpunan LAWE 

Yogyakarta

www.houseoflawe.com

House of LAWE tercipta karena kecintaan terhadap kain tradisional Indonesia. Perhimpunan ini memilih untuk mengembangkan produk berbahan kain tradisional supaya para penenun dan pengrajin bisa terus berkarya dan berpenghidupan. Lingkup produk beragam, mulai dari tas, dompet hingga stationary dan home decor.

Yayasan Dian Tama

Pontianak, Kalimantan Barat

http://diantama-pontianak.org

Yayasan Dian Tama didirikan dan mulai berproduksi pada tahun 2010. Besarnya potensi kerajinan yang belum tergarap dengan maksimal, memunculkan ide untuk memodifikasi produk untuk menjadi bentuk kerajinan yang menarik dan mempunyai daya jual tinggi, selain juga sebagai bentuk pelestarian budaya lokal dan memberdayakan pengrajin setempat. Beberapa jenis produk yang sudah dihasilkan antara lain tas, dompet dan cover buku/map.

Yayasan Dian Tama 

Pontianak, Kalimantan Barat

 

http://diantama-pontianak.org

Yayasan Dian Tama didirikan dan mulai berproduksi pada tahun 2010. Besarnya potensi kerajinan yang belum tergarap dengan maksimal, memunculkan ide untuk memodifikasi produk untuk menjadi bentuk kerajinan yang menarik dan mempunyai daya jual tinggi, selain juga sebagai bentuk pelestarian budaya lokal dan memberdayakan pengrajin setempat. Beberapa jenis produk yang sudah dihasilkan antara lain tas, dompet dan cover buku/map.

Yayasan Tafean Pah

Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT

 

e-mail : tafanpah@yahoo.com

Sudah mulai berproduksi pada tahun 1990, Yayasan Tafean Pah lewat perjuangan Yovita Meta mendorong penggunaan tradisi tenun ikat yang sangat mengakar pada masyarakat Biboki untuk mengangkat kaum perempuan dari masalah kemiskinan. Saat ini, kaum perempuan Biboki mampu menenun dengan penuh kebanggaan karena menjadi bagian masyarakat yang menjaga identitas dan tradisi lelulur. Selain itu, melalui hasil tenunannya itu, mereka bisa ikut membantu pendapatan keluarga. Ciri khas karya tenun yayasan ini adalah konsistensinya dalam menggunakan benang dari kapas yang dihasilkan di kebun sendiri serta penggunaan warna alam.

Pokja Organisasi A’Taimamus (OAT)

Timor Tengah Selatan, NTT

e-mail   : aletabaun2010@gmail.com

Dalam konteks hubungan masyarakat dengan alam, sebenarnya Indonesia memiliki banyak kearifan lokal yang bisa menjadi konsep pengelolaan hutan secara lestari. Di kawasan Timor Tengah Selatan misalnya, konsep hubungan yang selaras antara masyarakat dan alam dapat ditemui dalam pembuatan kain tenun dan Lopo (rumah bulat). Orang-orang Mollo, Amanuban, dan Amanatun sangat memperhatikan hubungan antara alam, manusia, dan penciptanya POKJA Organisasi A’Taimamus (OAT) hadir dengan dipimpin oleh Aleta Baun, merangkul dan mendampingi kelompok perempuan tenun dan kelompok tani di ketiga batu